<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pena Abu Izzuddin</title>
	<atom:link href="http://muhammadain.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muhammadain.wordpress.com</link>
	<description>tebar dakwah, rajut ukhuwah, raih khusnul khatimah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Feb 2010 05:34:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='muhammadain.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Pena Abu Izzuddin</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://muhammadain.wordpress.com/osd.xml" title="Pena Abu Izzuddin" />
	<atom:link rel='hub' href='http://muhammadain.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Seruan Melawan Islam untuk Alihkan Perhatian dari Skandal Seks Gereja</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2010/02/11/seruan-melawan-islam-untuk-alihkan-perhatian-dari-skandal-seks-gereja/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2010/02/11/seruan-melawan-islam-untuk-alihkan-perhatian-dari-skandal-seks-gereja/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 05:34:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[Laporan dari media barat mengungkapkan bahwa pernyatan Vatikan yang mengatakan mereka perang terhadap Islam radikal adalah sebagai bagian dari mengalihkan perhatian dunia terhadap skandal seks yang banyak terjadi di kalangan gereja dan banyaknya umat Kristen yang masuk Islam. Sebuah majalah Jerman &#8220;Der Spiegel&#8221; melaporkan bahwa telah terjadi peningkatan yang sangat drastis di Jerman terkait skandal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=209&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/internasional/pausx.jpg" alt="" width="372" /></p>
<p>Laporan dari media barat mengungkapkan bahwa pernyatan Vatikan yang mengatakan mereka perang terhadap Islam radikal adalah sebagai bagian dari mengalihkan perhatian dunia terhadap skandal seks yang banyak terjadi di kalangan gereja dan banyaknya umat Kristen yang masuk Islam.</p>
<p>Sebuah majalah Jerman &#8220;Der Spiegel&#8221; melaporkan bahwa telah terjadi peningkatan yang sangat drastis di Jerman terkait skandal seks di sekolah-sekolah maupun di perguruan tinggi Yesuit di Jerman.</p>
<p>Laporan menambahkan, seorang mantan mahasiswi di Aloysius College di kota Bonn yang sekarang telah berusia enam puluh dua tahun mengatakan bahwa ia telah diperkosa oleh seorang pastor gereja, dan ia juga menuduh seorang mahasiswa lain bernama Miguel Abrantas beserta sejumlah pastor telah melakukan pelecehan seksual terhadap diri dan rekan-rekannya selama bertahun-tahun semasa mereka masih menjalani pendidikan.</p>
<p>Laporan dari Der Spiegel tersebut sebenarnya berfokus secara khusus pada sebuah buku yang berjudul &#8220;Bob Sakra&#8221; yang disusun oleh seorang mantan mahasiswi sekolah seminari yang saat ini telah berusia 37 tahun &#8211; yang isi buku tersebut lebih merupakan cerita pengalaman pribadinya yang mengalami pelecehan seksual oleh sejumlah pastor.</p>
<p>Dengan pengungkapan banyaknya skandal kekerasan seksual di gereja maupun sekolah seminari ini telah menyebabkan dekan pada Aloysius College di Bonn, Pastor Theo Schneider mengundurkan diri dari jabatannya karena tuduhan terhadap dirinya yang juga ikut terlibat dalam beberapa kasus pelecehan seksual sebelumnya.</p>
<p><strong>Vatikan menghadapi krisis internal</strong></p>
<p>Sementara itu, saluran TV Italia &#8220;Ray 24&#8243; menyatakan bahwa saat ini Vatikan sedang menghadapi krisis internal selama bertahun-tahun dengan latar belakang keterlibatan sejumlah uskup maupun pastor dalam puluhan kasus pemerkosaan terhadap anak-anak di bawah umur (pedhopilia), &#8220;Ray 24&#8243; mencatat bahwa penyelidikan terhadap skandal seks di vatikan sudah dimulai sejak sekitar dua tahun yang lalu dan banyak nama tokoh penting di Vatikan yang ternyata terlibat dalam skandal seks tersebut.</p>
<p>Pada kasus yang sama, surat kabar &#8220;Arribiblaka&#8221; Italia, melaporkan bahwa skandal seks Vatikan telah melibatkan sekitar 4 ribu orang pastor dan Uskup kardinal yang tidak lagi terbatas pada kasus Pedhopilia atau anak-anak di bawah umur yang menjadi budak seks, namun juga termasuk para biarawati.</p>
<p>Surat kabar tersebut melaporkan bahwa beberapa pastor dan uskup di gereja Katolik juga melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap biarawati serta kemudian memaksa mereka untuk melakukan aborsi terhadap janin hasil pemerkosaan untuk mencegah terungkapnya skandal.  Kasus seperti ini meliputi banyak gereja maupun seminari Katolik di berbagai negara seperti di Amerika Serikat, Brazil, Filipina, India, Italia dan bahkan di dalam gereja Katolik Vatikan itu sendiri.</p>
<p>Surat kabar Italia juga melaporkan bahwa untuk menutupi banyaknya kasus skandal seks yang terjadi di lingkungan gereja Katolik serta banyaknya umat kristen yang masuk Islam, Paus Benediktus XVI mencoba bersembunyi dengan isu yang menyerukan agar umat Kristen berkonsentrasi terhadap peringatan tentang bahayanya Islam radikal.</p>
<p>from: eramuslim.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/209/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=209&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2010/02/11/seruan-melawan-islam-untuk-alihkan-perhatian-dari-skandal-seks-gereja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/internasional/pausx.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Malam Pengantin</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2010/02/08/malam-pengantin/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2010/02/08/malam-pengantin/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 08:20:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[R3H4t !!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah pepatah lama mengatakan, ‘Malu bertanya sesat di jalan.’ Pepatah baru pun mengatakan lain, ‘Malu bertanya sesat di kamar.’ Benarkah? Kenyataan bisa mengatakan sebaliknya. Pengantin baru adalah kenangan yang paling mengesankan buat semua orang. Sebuah suasana yang sulit terlupakan. Kadang bisa memunculkan senyum. Dan tidak jarang mengingatkan sesuatu yang tergolong sangat disayangkan. Buat sebagian orang, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=207&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><img src="http://eramuslim.com/fckfiles/image/jendela/malam_pengantin.jpg" alt="" width="372" /> Sebuah pepatah lama mengatakan, ‘Malu bertanya sesat di jalan.’ Pepatah baru pun mengatakan lain, ‘Malu bertanya sesat di kamar.’ Benarkah? Kenyataan bisa mengatakan sebaliknya.</p>
<p>Pengantin baru adalah kenangan yang paling mengesankan buat semua orang. Sebuah suasana yang sulit terlupakan. Kadang bisa memunculkan senyum. Dan tidak jarang mengingatkan sesuatu yang tergolong sangat disayangkan.</p>
<p>Buat sebagian orang, pengantin baru tidak jarang sekadar legalitas formal dari aneka bentuk hubungan yang sebelumnya sudah lama terjalin. Orang menyebutnya dengan pacaran. Ada yang sudah terjalin bulanan, dan tak jarang tahunan. Pasangan pengantin baru seperti itu sudah sangat saling kenal. Bahkan boleh jadi, saling bosan.</p>
<p>Namun, tidak begitu buat sebagian yang lain. Pengantin baru bukan sekadar legalitas. Bukan juga sesuatu yang formalitas. Justru, suasana pengantin baru saat-saat dimulainya pacaran. Inilah yang disebut pacaran pasca nikah.</p>
<p>Buat mereka yang sudah lama pacaran sebelum nikah, mungkin menganggap pengantin baru sebagai sesuatu yang biasa. Toh, sebelumnya juga mungkin sudah seperti pengantin-pengantinan. Tapi buat yang pacaran setelah nikah, pengantin baru terasa begitu special. Begitu istimewa. (kayak martabak telor!) Hal itulah yang kini dirasakan Wawan.</p>
<p>Pemuda lajang usia dua puluhan ini kerap merasa sulit tidur. Dadanya pun sering berdebar-debar. Itu dirasakan bukan lantaran Wawan mengalami gangguan jantung. Ia tidak sedang sakit. Wawan sehat, bahkan sangat sehat.</p>
<p>Ketidaknyamanan itu dirasakan Wawan pekan-pekan ini. Ia tidak tahu sebabnya. Kata orang, Wawan sedang gelisah. Kenapa? Apa karena dikejar-kejar utang? Bukan. Wawan gelisah karena lima hari lagi akan menikah.</p>
<p>Kenapa mesti gelisah? Wawan sendiri tidak tahu. Entah kenapa, ia seperti sedang menuju lorong gelap yang penuh misteri. Masalahnya, calon isteri yang tidak sampai satu minggu lagi akan resmi mendampinginya seumur hidup itu baru sekali ia lihat. Itu pun tidak berduaan. Tapi, didampingi dua orang teman pengajian.</p>
<p>Apa Wawan tidak suka cara seperti itu? Sama sekali tidak. Ia justru sangat senang. Wawan sadar, karena dengan cara itulah, hati dan niatnya untuk menikah bisa lebih bersih. Semata-mata, karena ingin mendapat ridha Allah. Ia yakin, dengan cara itulah Islam menuntun ke jalan yang penuh kebahagiaan.</p>
<p>Tapi kenapa mesti gelisah? Itulah yang dibingungkan Wawan. Ia khawatir tidak bisa bersikap wajar dengan isterinya kelak. Persoalannya sederhana: baru kali ini aktivis mesjid ini mengkhususkan diri dengan urusan perempuan. Sebelum-sebelumnya tidak. Jangankan berdua-duaan, disapa seorang gadis saja Wawan sudah keringatan. Bicaranya pun tiba-tiba gagap. Kalau sudah begitu, Wawan jadi sangat salah tingkah.</p>
<p>Nah, persoalan itulah yang kini kerap mengganggu pikiran Wawan. Apa mungkin ia bisa bersikap wajar. Tenang. Dan tidak deg-degan. Bagaimana caranya? Gimana kalau setelah menikah, ia berada sekamar dengan seorang wanita yang sangat baru ia kenal. Apalagi kamar yang ia tinggali itu bukan rumah orang tuanya. Tapi, kamar sang perempuan. “Hiii, seram!”</p>
<p>Kebingungan itulah yang sempat memunculkan gagasan aneh Wawan. Gimana kalau setelah akad nikah, ia ikut pulang ke rumahnya sendiri. Ia tidur di rumah orang tua sendiri, dan sang isteri tidur di rumah yang lain. Setelah itu, baru telepon-teleponan, surat-suratan, kunjungan malam minggu, dan seterusnya. “Bisa nggak ya?”</p>
<p>“Nggak bisa!” seorang teman menjawab ide ‘cemerlang’ Wawan. Karena itu artinya, Wawan tidak memperlakukan isteri dengan cara yang baik. Yang bingung itu kan cuma Wawan, belum tentu calon isterinya. Bisa jadi, calon isteri Wawan sudah lama menanti saat-saat indah bersama suami pilihan. “Jangan korbankan perasaan orang lain demi menutupi kelemahan diri!” Panjang lebar, teman dekat Wawan memberikan alasan. “Jadi?” Wawan minta jalan lain.</p>
<p>“Sebaiknya, malam pengantin nanti, kamu ngobrol-ngobrol dulu dengan isterimu, Wan!” jalan lain pun sudah ditawarkan. “Malam besoknya?” tanya Wawan. “Ya ngobrol lagi! Sebaiknya, kamu yang lebih dulu nanya.” Dan, Wawan pun mengangguk-angguk. Pikirannya pun menerawang. “Iya. Kenapa nggak dimanfaatkan buat berkenalan,” suara batin Wawan menguatkan gagasan sang teman.</p>
<p>Lima hari pun berlalu cepat. Waktu seolah tak peduli dengan kebingungan Wawan. Akad nikah berlangsung begitu khidmat dan meriah. Semua yang datang selalu menghias wajah dengan senyum dan doa. “Barakallah, Wan. Selamat, ya Wan!” Dan seterusnya. Wawan pun menyambut dengan senyum bahagia.</p>
<p>Satu hal yang selalu diingat-ingat Wawan: lebih dulu bertanya. Ia ingat betul nasihat yang teman, “Jangan sampai, isterimu jadi salah paham!” Iya. Memang benar. Wawan mengukuhkan jawaban itu. Kalau ia diam, isterinya bisa salah paham.</p>
<p>Malam itu begitu senyap. Semua pintu rumah sudah terkunci. Hampir semua lampu rumah mertua Wawan sudah padam. Kecuali lampu halaman dan kamar yang ditinggali Wawan dan isterinya. Sesekali, suara deru kendaraan yang berlalu lalang di jalan depan rumah mengisi keheningan kamar Wawan.</p>
<p>Rumus sang teman masih diingat Wawan: tanya lebih dulu. Iya benar. Bismillah. Tapi, ada satu hal yang terlupa. “Ya Allah, aku lupa,” ujar Wawan dalam hati. Mau tanya apa? Nanya nama? Alamat? Nama orang tua? Atau, nama suami? Wawan lagi-lagi bingung. Keringat dingin mulai mengucur. Tapi, ia tak boleh diam.</p>
<p>“Hmm&#8230;,” Wawan memulai pembicaraan. “Anu, hmm, saya mau tanya. Gimana menurut ukhti tentang poligami?” tanya Wawan sekenanya. Cuma kata itu yang ia ingat.</p>
<p>Tak terdengar jawaban apa-apa. Lama sekali. Wawan terus menunggu. Tiba-tiba, “Huk, huk, huk&#8230;” Isteri Wawan menangis sesegukan. Dan, sang isteri pun keluar meninggalkan kamar.</p>
<p>benarlah pepatah mengatakan : malu bertanya sesak di kamar&#8230;</p>
<p>(muhammadnuh@eramuslim.com)</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/207/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=207&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2010/02/08/malam-pengantin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eramuslim.com/fckfiles/image/jendela/malam_pengantin.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menghafal Al-Quran</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2010/02/08/bagaimana-menghafal-al-quran/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2010/02/08/bagaimana-menghafal-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 08:08:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taushiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[Jiwa yang tak pernah dibacakan Al-Quran, seperti kuburan. Sepi, sendirian, dan kering-kerontang. Zaman ini, sedikit sekali orang-orang yang hafal Al-Quran. Kita bisa melihat, para orang tua lebih resah kalau anaknya tidak bisa matematika atau bahasa Inggris, ketimbang tidak tahu Al-Quran. Padahal, itu adalah keluarga Muslim. Padahal, sebagai orang Islam, kita harus yakin, hanya Al-Quran lah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=205&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/0menghafal.jpg" alt="" width="372" /></p>
<p>Jiwa yang tak pernah dibacakan Al-Quran, seperti kuburan. Sepi, sendirian, dan kering-kerontang. Zaman ini, sedikit sekali orang-orang yang hafal Al-Quran. Kita bisa melihat, para orang tua lebih resah kalau anaknya tidak bisa matematika atau bahasa Inggris, ketimbang tidak tahu Al-Quran. Padahal, itu adalah keluarga Muslim. Padahal, sebagai orang Islam, kita harus yakin, hanya Al-Quran lah sebagai petunjuk hidup kita.</p>
<p>Ketika zaman semakin berputar mengikuti arus syahwat manusia, selayaknya lah kita sebagai orang Islam (mungkin) harus mulai kembali menanamkan azam dan niat, tekad dan keinginan untuk mulai menghafal Al-Quran.</p>
<p>Dan untuk memudahkan menghafalnya, ada beberapa teknik dan persiapan yang khusus yang bisa dipakai. Beberapa di antaranya:</p>
<p>* lkhlaskan niat dan bersabar.<br />
* Jangan lupa baca basmillah dulu<br />
* Berdoa kepada Allah swt<br />
* Bersih dari hadas kecil dan besar.<br />
* Sebaiknya menghadap kiblat.<br />
* Memakai pakaian putih yang bersih dan menutup aurat.<br />
* Jangan banyak berkata dan ketawa ketika membaca dan menghafal.<br />
* Memberikan perhatian sepenuhnya.<br />
* Jangan membaca ketika mengantuk atau menguap.<br />
* Berhenti membaca ketika ingin buang angin.<br />
* Salat dua rakaat sebelum memulai.</p>
<p><strong>SEBELUM MENGHAFAL </strong></p>
<p>1. Mempunyai azam dan minat untuk menghafal.<br />
2. Memilih waktu yang sesuai untuk menghafal.<br />
3. Memilih tempat yang sesuai untuk menghafal<br />
4. Berada dalam keadaan tenang.<br />
5. Tenangkan pikiran sebelum menghafal.<br />
6. Pilih sebuah jenis mushaf dan jangan ubah dengan jenis mushaf lain.<br />
7. Beristighfar, membaca selawat dan doa sebelum mulai menghafal.</p>
<p><strong>TEKNIK-TEKNIK MENGHAFAL </strong></p>
<p><em><strong>A. Teknik &#8220;Chunking” (potongan-potongan) </strong></em></p>
<p>* Mengelompokan ayat yang panjang dalam beberapa bagian yang memang sesuai mengikuti arahan guru atawa ustadz, jika belajar bersama mereka<br />
* Mengelompokan awal surat pada beberapa bagian (2 atau 3 bagian) yang sesuai.<br />
* Mengelompokan surat dalam beberapa bagian, contohnya mengikut pertukaran cerita.<br />
* Mengelompokan juz kepada beberapa bagian mengikut surah, hizib, rubu&#8217;, cerita dan sebagainya.<br />
* Mengelompokan kelompok surah, setiap 10 juz dan sebagainya.</p>
<p><strong><em>B. Teknik Mengulang </em></strong></p>
<p>* Membaca sepotong atau sebagian ayat sekurang-kurangnya lima kali sebelum mulai menghafalnya.<br />
* Membaca ayat yang telah dihafal berulang-ulang kali (10 atau lebih)<br />
sebelum berpindah ke ayat seterusnya.<br />
* Selepas menghafal setiap setengah halaman, harus diulang beberapa kali sebelum diteruskan bagian yang setengah halaman lagi.<br />
* Sebelum menghafal bagian Al-Qur&#8217;an seterusnya, harus diulang bagian yang sebelumnya.</p>
<p><em><strong>C. Teknik Menghafal Dengan Teman </strong></em></p>
<p>* Pilih seorang teman yang sama-sama berminat.<br />
* Orang pertama membaca dan disimak oleh orang kedua.<br />
* Orang kedua membaca dan disimak oleh orang pertarna.<br />
* Saling menyebut ayat antara satu sama lain.</p>
<p><em><strong>E. Teknik Mendengar Kaset/CD </strong></em></p>
<p>* Pilih seorang qari yang baik bagi seluruh Alquran atau beberapa qari bagi surah-surah tertentu.<br />
* Sebelum mulai menghafal, dengar bacaan ayat-ayat yang ingin dihafal  beberapa kali.<br />
* Amati cara, lagu dan tempat berhenti bacaan qari tersebut sehingga  terpahat di pikiran.<br />
* Mulai menghafal ayat-ayat tersebut dengan cara dan gaya qari tersebut.<br />
* Sentiasa mendengar kaset/CD bacaan Alquran dan kurangi atau tinggalkan mendengerkan lagu-lagu kerana akan mengganggu penghafalan.</p>
<p><em><strong>F. Teknik Merekam </strong></em></p>
<p>* Rekam bacaan kita di dalam kaset dan dengarkan lagi untuk memastikan bacaan dan hafalan yang betul.<br />
* Bagi kanak-kanak, rekam bacaan ibu-bapa atau guru kemudian diikuti oleh bacaan kanak-kanak tersebut.<br />
* Minta kanak-kanak tersebut mendengar kembali rekaman tersebut beberapa kali hingga menghafalnya.</p>
<p><em><strong>G. Teknik Menulis </strong></em></p>
<p>* Tulis kembali surat yang telah dihafal. Kemudian cek lagi dengan mushaf.<br />
* Menulis setiap ayat pertama awal surat, atau setiap rubu&#8217;, atau setiap juz, atau setiap surah dalam sehelai kertas.</p>
<p><strong><br />
MEMELIHARA HAFALAN </strong></p>
<p>1. Jauhi maksiat mata, maksiat telinga dan maksiat hati.<br />
2. Banyak berdoa, terutama waktu mustajab doa seperti ketika berbuka puasa, ketika dalam perjalanan, selepas azan dan lain-lain lagi.<br />
3. Menetapkan kadar bacaan setiap hari, contohnya, selembar, setengah juz, 1 juz dan sebagainya.<br />
4. Membaca pada waktu pagi dan mengulangnya pada waktu malam.<br />
5. Jangan membaca ketika sedang bosan, marah atau ngantuk.<br />
6. Menulis setiap ayat yang mutasyabih.</p>
<p>semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda. maaf saya sendiri belum menjalankan dengan sungguh-sungguh</p>
<p>from:eramuslim.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=205&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2010/02/08/bagaimana-menghafal-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tahukah-anda/0menghafal.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Pergantian Pengurus Muhammadiyah cabang Jepang</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2010/01/21/pergantian-pengurus-muhammadiyah-cabang-jepang/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2010/01/21/pergantian-pengurus-muhammadiyah-cabang-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 07:29:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[Pada hari Ahad, 10 Januari 2010 lalu, telah dilaksanakan rapat finalisasi pembentukan pengurus Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Jepang (PCIM Jepang) untuk periode 2010-2012. Rapat yang bertempat di Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT) tersebut juga dihadiri oleh ketua penasehat Muhammadiyah Jepang, Prof. Khalid Higuchi Mimasaka yang merupakan peneliti di Institute of Islamic Sciences Waseda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=200&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-202" title="PCM jpang" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2010/01/pcm-jpang1.jpg?w=240&#038;h=180" alt="" width="240" height="180" /> Pada hari Ahad, 10 Januari 2010 lalu, telah dilaksanakan rapat finalisasi pembentukan pengurus Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Jepang (PCIM Jepang) untuk periode 2010-2012. Rapat yang bertempat di Sekolah Republik Indonesia di Tokyo (SRIT) tersebut juga dihadiri oleh ketua penasehat Muhammadiyah Jepang, Prof. Khalid Higuchi Mimasaka yang merupakan peneliti di Institute of Islamic Sciences Waseda University.  Dalam arahannya, Prof. Khalid Higuchi menekankan pentingnya Muhammadiyah untuk melebarkan area dakwahnya tidak hanya kepada orang Indonesia yang ada di Jepang saja, tetapi juga kepada orang Jepang itu sendiri. Semenjak didirikannya, Muhammadiyah cabang Jepang ini memang baru berkonsentrasi pada dakwah internal warga Muhammadiyah di Jepang itu sendiri.  Meski demikian, seperti diutarakan oleh Ketua Muhammadiyah cabang Jepang, Muhammad Kustiawan, sejak didirikannya Muhammadiyah cabang Jepang ini telah merintis silaturahim dengan lembaga-lembaga Islam lain di Jepang termasuk Japan Muslim Association yang merupakan salah satu penggerak dakwah Islam di kalangan orang Jepang.  Masih menurut Kustiawan, yang sehari-hari merupakan peneliti di Tokyo Kokushikan University ini, Muhammadiyah di Jepang dalam usianya yang masih tergolong muda, didirikan pada Agustus 2007, akan turut meramaikan dakwah Islam di Jepang yang telah diawali oleh kaum muslimin dari Pakistan, Arab Saudi, Turki, dan Malaysia. Selain itu, Muhammadiyah juga akan bahu-membahu dengan organisasi Islam dari tanah air lainnya seperti Nahdlatul Ulama yang telah lebih dahulu mendirikan cabangnya di Jepang.  Kepengurusan yang baru terbentuk ini adalah kepengurusan periode yang kedua semenjak didirikannya. Menurut sekretaris Muhammadiyah Jepang yang juga kepala SRIT, Nur Hidayat, selain ketua, sekretaris, dan bendahara, saat ini Muhammadiyah cabang Jepang memiliki 3 (tiga) bidang yaitu Bidang Tarjih dan Dakwah, Bidang Pengembangan Ekonomi, Kerjasama dan ZIS, serta Bidang Pendidikan dan Kader. Tidak seperti cabang-cabang Muhammadiyah lainnya di Indonesia, cabang di luar negeri ini disebut sebagai cabang istimewa karena tidak memiliki koordinasi vertikal di atasnya, yaitu pimpinan daerah Muhammadiyah.  Menjelang 100 tahun sejak didirikannnya, selain di Jepang, cabang Muhammadiyah di luarnegeri juga telah ada di beberapa negara seperti Malaysia, Brunei, Thailand, Syiria, Mesir, Kanada, dan Inggris. Di Jepang sendiri, Muhammadiyah sudah mulai melebarkan aktivitas dakwahnya tidak hanya berpusat di Tokyo dan sekitarnya ( area Kanto ) saja, tetapi juga mulai ada perwakilan-perwakilan Muhammadiyah di Kyoto, Kyushu, dan Sendai.  Diharapkan ke depannya, Kyushu yang terletak di bagian selatan Jepang ini akan berkonsentrasi pada dakwah ke Jepang selatan, sedangkan Sendai yang lebih terletak di utara Jepang yang akan merambah dakwah ke Jepang bagian utara. Sedangkan untuk dakwah Muhammadiyah di Jepang bagian tengah akan dimulai di area Kanto dan Kyoto.</p>
<p>Penulis : Muhammad Kunta Biddinika, salah satu penggiat Muhammadiyah di Jepang, mahasiswa di Tokyo Institute of Technology</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/200/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/200/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/200/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=200&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2010/01/21/pergantian-pengurus-muhammadiyah-cabang-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2010/01/pcm-jpang1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">PCM jpang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bukankah Dia Yang Menciptakan?</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2010/01/20/bukankah-dia-yang-menciptakan/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2010/01/20/bukankah-dia-yang-menciptakan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 02:19:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[R3H4t !!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[oleh Kopri Nurzen &#8220;Bukankah ia yang menciptakan? Wajar bila ia tahu cara mendeteksi produk Windows yang kita pakai.&#8220; Ini adalah inti tanggapan saya menimpal ketakjuban istri mendengar bahwa Microsoft bisa mendeteksi keorisinilan Windows yang dipakai saat dihubungkan dengan saluran internet. Melalui jebakan tertentu Microsoft bisa memblok aktifitas komputer yang menggunakan produknya yang bajakan. Setelah mendengar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=197&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh Kopri Nurzen </p>
<p><a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2010/01/hati.jpg"><img src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2010/01/hati.jpg?w=393&#038;h=320" alt="" title="hati" width="393" height="320" class="alignright size-full wp-image-198" /></a>&#8220;<em>Bukankah ia yang menciptakan? Wajar bila ia tahu cara mendeteksi produk Windows yang kita pakai.</em>&#8220;<br />
Ini adalah inti tanggapan saya menimpal ketakjuban istri mendengar bahwa Microsoft bisa mendeteksi keorisinilan Windows yang dipakai saat dihubungkan dengan saluran internet. Melalui jebakan tertentu Microsoft bisa memblok aktifitas komputer yang menggunakan produknya yang bajakan. Setelah mendengar jawaban saya, sang istri tertegun diam. Sepertinya, jawaban saya sangat mengena di hatinya.</p>
<p>Melihat reaksi istri saya pun tertegun. Jawaban yang saya berikan menusuk sanubari sendiri sebelum masuk ke hati istri. Saya teringat dan sadar ternyata jawaban saya itu merupakan inti sari sebuah ayat yang saya hapal dan sering saya baca ketika jadi Imam di Mesjid samping rumah kami.</p>
<p>Pikiran saya menerawang, mengingat surat Al Mulk tempat ayat itu berada. Ayat itu menjelaskan bahwa setiap getaran hati atau perkataan yang keluar diketahui oleh Allah, karena hati dan lisan Dia yang menciptakan. Apakah aneh, jika Dia mengetahui aktifitas semua itu? Tentu tidak. Justru yang aneh, Dia yang menciptakan tapi tidak mengetahui aktifitas dan rahasia ciptaanNya itu. </p>
<p>Arti FirmanNya itu, &#8220;Dan rahasiakanlah perkataamu atau zahirkanlah, sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati. Apakah Dia tidak tahu apa yang Dia ciptakan?! Dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui. (QS.67/13-14). Tidak terasa mulut sudah mengucapkan, Subhanallah!</p>
<p>Wa lillaahil matsalul a&#8217;la (Bagi Allah perumpamaan yang paling tinggi). Memperbandingkan kecanggihan ilmu Allah dengan kecanggihan Microsoft sangat tidak layak. Kecanggihan Microsoft tidak ada apa-apanya dibanding ilmu Allah swt yang maha luas dan detail. </p>
<p>Nah, Microsoft saja bisa mengetahui siapa yang benar-benar pelanggannya dan siapa yang bukan, siapa yang menggunakan perangkatnya yang asli dan bajakan. Bagaimana dengan Allah? Ilmu dan kuasaNya lebih dari itu.</p>
<p>Jiwa serasa tersengat dan tersindir oleh kejadian ini, bahwa sekian lama diri ini mendua dalam bersikap. Kepada makhluk, hamba gunakan kehati-hatian yang maksimal. Tapi, untuk berhubungan dengan Tuhan sangat jarang kehati-hatian itu digunakan.</p>
<p>Persis seperti politik mendua yang diterapkan Negara Barat terhadap Negara Muslim dan non muslim. Kadang diri ini seenaknya memaksiati Tuhan, seakan menganggap bahwa Dia tak melihat dan mengetahui.</p>
<p>Segala perbuatan yang selama ini dilakukan terbayang satu-persatu. Ketika tangan melakukan dosa ini, ketika mata melihat si anu, ketika kaki melangkah ke tempat ini dan itu. Bulu roma merinding, karena tersadarkan bahwa semua itu disaksikan oleh Allah swt. </p>
<p>Dan sekarang file kesalahan itu sudah tersimpan dengan rapi dalam catatan yang melebihi kecanggihan sistem komputer. Catatan yang tidak bisa dirusak dengan virus dan tidak bisa ditukar dengan yang lain.</p>
<p>Kejadian itu mengingatkan betapa banyak peringatan Allah, baik melalui ayat-ayatNya yang tersurat, maupun yang Dia titipkan di alam dunia. Dia suruh hamba-hambaNya mentadaburi ayat-ayatNya yang tersurat (Al Qur&#8217;an). Sebagaimana, Dia perintahkan mereka memperhatikan alam sekitar, seperti langit, bumi, semut, laba-laba, lebah, bahkan diri manusia sendiri, karena pada semua itu terdapat juga ayat dan peringatan dariNya.</p>
<p>Pembicaraan saat itu juga mengajarkan rahasia kenapa Allah mengatakan, &#8220;Sesungguhnya yang takut kepada Allah dari hamba-hambaNya hanyalah ulama.&#8221; (QS.35/28) Ya, hanya orang-orang berilmu saja yang takut kepadaNya.</p>
<p>Rasa takut orang yang tidak berilmu dan tidak mau menggunakan akal pikirannya pada hakikatnya tidak utuh, meskipun ia seorang ahli ibadah. Cobaan yang ringan bisa membuatnya kalah dan dan rasa takutnya kepada Allah sirna. </p>
<p>Sementara orang yang berilmu dan selalu menggunakan akalnya senantiasa dikawal oleh peringatan-peringatan Tuhan, baik pada ayatNya yang tersurat, pada dirinya sendiri ataupun pada alam sekitarnya. Dan juga, karena hanya orang yang berlimulah yang bisa memaknai, &#8220;Apakah Dia tidak tahu apa yang Dia ciptakan?!&#8221; Wallahua&#8217;lam</p>
<p>from: eramuslim.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=197&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2010/01/20/bukankah-dia-yang-menciptakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2010/01/hati.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siti Fadillah Supari: Zionisme Ada di Sekeliling Kita</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2009/12/28/siti-fadillah-supari-zionisme-ada-di-sekeliling-kita/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2009/12/28/siti-fadillah-supari-zionisme-ada-di-sekeliling-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 03:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Taushiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[Senin, 28/12/2009 10:15 WIB Untuk pertamakalinya di Indonesia terselenggara Kongres Kajian Zionisme Internasional (KaZI) yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah di Menteng, Jakarta-Pusat, Sabtu (26/12). Kongres bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, utamanya umat Islam terhadap pengaruh ideologi Zionisme yang semakin merasuk ke hampir seluruh lini kehidupan masyarakat bukan hanya di Indonesia tapi di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=195&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Senin, 28/12/2009 10:15 WIB</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/dunia/siti.jpg" alt="" width="372" /></p>
<p>Untuk pertamakalinya di Indonesia terselenggara Kongres Kajian Zionisme Internasional (KaZI) yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah di Menteng, Jakarta-Pusat, Sabtu (26/12). Kongres bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, utamanya umat Islam terhadap pengaruh ideologi Zionisme yang semakin merasuk ke hampir seluruh lini kehidupan masyarakat bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia dan telah banyak menyengsarakan kehidupan umat manusia.</p>
<p>Mantan Menteri Kesehatan, DR. Dr. Siti Fadillah Supari yang hadir dalam acara tersebut sebagai <em>keynote speaker</em> mengatakan bahwa gerakan Zionisme sudah sedemikian menggurita sehingga banyak masyarakat yang tidak sadar bahwa mereka sudah berada di bawah kendali kaum Zionis yang bertujuan untuk menguasai dunia dengan cara melakukan berbagai konspirasi termasuk di bidang kesehatan.</p>
<p>Mantan menteri yang pernah menghebohkan dengan bukunya berjudul &#8220;Saatnya Dunia Berubah. David Versus Goliath: Membaca Indonesia dalam Kancah Konspirasi Global&#8221; mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tidak melihat Zionisme hanya sekedar simbol anti-Islam karena target gerakan Zionisme sebenarnya adalah seluruh umat manusia.</p>
<p>&#8220;Jika kita melihat Zionisme hanya sebagai simbol, kita akan terkecoh bahwa gerakan itu hanya ingin menyerang Islam. Karena gerakan ini sudah menggurita dan sasarannya adalah seluruh manusia, bukan hanya umat Islam,&#8221; kata Siti Fadillah.</p>
<p>&#8220;Zionisme ada di sekeliling kita. Mulai dari sistem pendidikan, ekonomi, kesehatan dan yang secara halus ditanamkan dengan dengan dalih reformasi di berbagai bidang. Jika masyarakat enggak mengkaji masalah-masalah Zionisme, tanpa sadar kita akan diperdaya dan dipecundangi,&#8221; sambung Siti.</p>
<p><img src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/dunia/kongres.jpg" alt="" width="372" /></p>
<p>Gerakan Zionisme, ungkap Siti, ingin membuat penduduk dunia bergantung dari sisi kesejahterannya pada kaum Zionis, untuk itu Zionsime sengaja menciptakan sistem dunia yang tidak adil dan bertentangan dengan kemanusiaan. Ia mencontohkan badan kesehatan dunia, WHO yang menurutnya hanya menjadi perpanjangan tangan negara-negara adikuasa untuk melanggengkan penjajahan dan penindasan terhadap masyarat negara lain dengan menggunakan alasan kesehatan dan menciptakan konsep-konsep yang menyengsarakan manusia, seperti neoloberalisme, kapitalisme, neo-imperialisme yang oleh Siti Fadillah diistilahkan sebagai &#8220;cucu-cucu Zionisme&#8221;.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan bahwa selain terus melakukan kajian, dibutuhkan nurani dan keberanian untuk melawan gerakan Zionisme yang sudah terlanjur menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dunia dengan konspirasi-konspirasi canggihnya. Dalam kaitannya di Indonesia, Siti Fadillah berharap para negarawan di Indonesia menyadari akan adanya gerakan Zionisme ini.</p>
<p>&#8220;Dan untuk menghadapi konspirasi kaum Zionis ini, jadilah negarawan-negarawan yang bukan cuma cerdas, tapi juga berani dan Islami,&#8221; tukasnya.</p>
<p>from: www.eramuslim.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/195/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=195&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2009/12/28/siti-fadillah-supari-zionisme-ada-di-sekeliling-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/dunia/siti.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/dunia/kongres.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Membangun Kepribadian</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2009/12/03/membangun-kepribadian/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2009/12/03/membangun-kepribadian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 07:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[Forum Tarbiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Manusia adalah makhluk yang paling sempurna dan paling mulia dibanding dengan makhluk-makhluk Allah lainnya. Allah SWT berfirman, “Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan.” (QS. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=185&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/muslimah2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-186" title="muslimah2" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/muslimah2.jpg?w=250&#038;h=200" alt="" width="250" height="200" /></a></p>
<p>Manusia adalah makhluk yang paling sempurna dan paling mulia dibanding dengan makhluk-makhluk Allah lainnya. Allah SWT berfirman,</p>
<p>“Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan.” (QS. Al Isra: 70)</p>
<p>Urgensi Kepribadian Islami</p>
<p>Menjadi pribadi yang Islami merupakan suatu hal yang sangat diperhatikan dalam agama Islam. Hal ini karena Islam itu tidak hanya ajaran normatif yang hanya diyakini dan dipahami tanpa diwujudkan dalam kehidupan nyata, tapi Islam memadukan dua hal antara keyakinan dan aplikasi, antara norma dan perbuatan , antara keimanan dan amal saleh. Oleh sebab itulah ajaran yang diyakini dalam Islam harus tercermin dalam setiap tingkah laku, perbuatan dan sikap pribadi-pribadi muslim.<span id="more-185"></span></p>
<p>Memang, setiap jiwa yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Tapi bukan berarti kesucian dari lahir itu meniadakan upaya untuk membangun dan menjaganya, justru karena telah diawali dengan fitrah itulah, jiwa tersebut harus dijaga dan dirawat kesuciannya dan selanjutnya dibangun agar menjadi pribadi yang islami.</p>
<p>Ruang Lingkung Kepribadian Islami</p>
<p>Sisi yang harus dibangun pada pribadi muslim adalah sebagai berikut:</p>
<p>A. Ruhiyah (Ma’nawiyah)</p>
<p>Aspek ruhiyah adalah aspek yang harus mendapatkan perhatian khusus oleh setiap muslim. Sebab ruhiyah menjadi motor utama sisi lainnya, hal ini bisa kita simak dalam firman Allah SWT di Surat Asy-Syams : 7-10</p>
<p>“Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaannya. Sungguh sangat beruntung orang yang mensucikannya dan sungguh merugilah orang yang mengotorinya,” (QS. Asy Syams: 7-10).</p>
<p>Dan dalam surat Al Hadid ayat 16:</p>
<p>“Belumkah datang waktunya untuk orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka berdzikir kepada Allah dan kepada kebenaran yang telah turun kepada mereka dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Alkitab di dalamnya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras, dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik ” QS. Al-Hadid:16).</p>
<p>Ayat-ayat di atas memberikan pelajaran kepada kita akan pentingnya untuk senantiasa menjaga ruhiyah, kerugian yang besar bagi orang yang mengotorinya dan peringatan keras agar kita meninggalkan amalan yang bisa mengeraskan hati. Bahkan tarbiyah ruhiyah adalah dasar dari seluruh bentuk tarbiyah, menjadi pendorong untuk beramal saleh dan dia juga memperkokoh jiwa manusia dalam menyikapi berbagai problematika kehidupan.</p>
<p>Aspek-aspek yang sangat terkait dengan ma’nawiyah seseorang adalah:</p>
<p>a. Aspek Aqidah. Ruhiyah yang baik akan melahirkan aqidah yang lurus dan kokoh, dan sebaliknya ruhiyah yang lemah bisa menyebabkan lemahnya aqidah. Padahal aqidah adalah suatu keyakinan yang akan mewarnai sikap dan tingkah laku seseorang. Oleh sebab itu kalau ingin aqidahnya terbangun dengan baik maka ruhiyahnya harus dikokohkan. Jadi ruhiyah menempati posisi yang sangat penting dalam kehidupan seorang muslim karena dia akan mempengaruhi bangunan aqidahnya.</p>
<p>b. Aspek akhlaq. Akhlaq adalah bukti tingkah laku dari nilai yang diyakini seseorang. Akhlaq merupakan bagian penting dari keimanan. Akhlaq juga salah satu tolok ukur kesempurnaan iman seseorang. Terawatnya ruhiyah akan membuahkan bagusnya akhlaq seseorang. Allah swt dalam beberapa ayat senantiasa menggandengkan antara iman dengan berbuat baik. Rasulullah saw pun ketika ditanya tentang siapakah yang paling baik imannya ternyata jawab Rasulullah saw adalah yang baik akhlaqnya (”ahsanuhum khuluqan”)</p>
<p>أي المؤمنين افضل إيمانا ؟ قال احسنهم خلقا. رواه ابو داود والترمذى والنسائ والحاكم.</p>
<p>“Mukmin mana yang paling baik imannya? Jawab Rasulullah ” yang paling baik akhlaqnya” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Nasa’i)</p>
<p>Bahkan diutusnya Rasulullah –shallallâhu `alaihi wa sallam- pun untuk menyempurnakan akhlaq manusia sehingga menjadi akhlaq yang islami</p>
<p>َ إًَِنما بعثت لأتمم مكا رم الأخلاق</p>
<p>Tolok ukur dan patokan baik dan tidaknya akhlaq adalah al-Qur’an. Itulah sebabnya akhlaq keseharian Rasulullah –shallallâhu `alaihi wa sallam- merupakan cerminan dari Al-Qur’an yang beliau yakini. Hal ini terbukti dari jawaban Aisyah ra ketika ditanya tentang bagaimana akhlaq Rasulullah –shallallâhu `alaihi wa sallam- , jawab beliau “Akhlaq Rasulullah –shallallâhu `alaihi wa sallam- adalah al-Qur’an.</p>
<p>كان خلقه القرآن</p>
<p>c. Aspek tingkah laku. Tingkah laku adalah cerminan dari akhlaq yang melekat pada diri seseorang….</p>
<p>B. Fikriyah (’Aqliyah)</p>
<p>Kepribadian Islami juga ditentukan oleh sejauh mana kokoh dan tidaknya aspek fikriyah. Kejernihan fikrah, kekuatan akal seseorang akan memunculkan amalan, kreativitas dan akan lebih dirasa daya manfaat seseorang untuk orang lain. Fikrah yang dimaksud meliputi:</p>
<p>a. Wawasan keislaman. Sebagai seorang muslim menjadi keniscayaan bagi dia untuk memperluas wawasan keislaman. Sebab dengan wawasan keislaman akan memperkokoh keyakinan keimanan dan daya manfaat diri untuk orang lain.</p>
<p>b. Pola pikir islami. Pola pikir islami juga harus dibangun dalam diri seorang muslim. Semua alur berpikir seorang muslim harus mengarah dan bersumber pada satu sumber yaitu kebenaran dari Allah swt. Islam sangat menghargai kerja pikir ummatnya. Di dalam al-Qur’an pun sering kita jumpai ayat ayat yang menganjurkan untuk berpikir: “afala ta’qiluun, afala tatafakkaruun, la’allakum ta’qiluun, la’allakum tadzakkaruun,”</p>
<p>افلا تعقلون ,أفلا تذكرون, افلا تتفكرون, لعلكم تعقلون,لعلكم تذكرون</p>
<p>Seorang muslim harus senantiasa menggunakan daya pikirnya. Allah mewujudkan fenomena alam untuk dipikirkan, beraneka macamnya tingkah laku manusia sampai adanya aneka pemikiran dan pemahaman manusia hendaknya menjadi pemikiran seorang muslim. Tetapi satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah bahwa tujuan berpikir tidak lain adalah untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah –subhânahu wa ta`âlâ- bukan sebaliknya.</p>
<p>c. Disiplin (tepat) dan tetap (tsabat) dalam berislam. Sungguh kehidupan ini tidak terlepas dari ujian, rintangan dan tantangan serta hambatan. Ujian tersebut tidak akan berakhir sebelum nafasnya berakhir. Oleh sebab itulah untuk menghadapinya perlu tsabat dalam berpegang pada syariat Allah swt.</p>
<p>“dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).” (QS. Al-Hijr: 99)</p>
<p>Di surat Ali Imran: 102 Allah SWT menjelaskan,</p>
<p>“Wahai orang-orang yang beriman bertaqwalah kamu sebenar-benar taqwa. Dan jangan sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imran: 102)</p>
<p>Begitu pentingnya tsabat dijalan Allah, sampai Rasulullah –shallallâhu `alaihi wa sallam- mengajarkan do’a kepada ummatnya, sebagai berikut:</p>
<p>اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك (رواه الترمذى)</p>
<p>“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, kokohkanlah hati-hati kami untuk tetap berada pada agamaMu “</p>
<p>C. Amaliyah (Harokiyah)</p>
<p>Di antara sisi yang harus dibangun pada pribadi muslim adalah sisi amaliyahnya. Amaliyah harakiah yang merubah kehidupan seorang mukmin menjadi lebih baik. Hal ini penting sebab amaliyah adalah satu di antara tiga tuntutan iman dan Islam seseorang. Tiga tuntutan tersebut adalah: al-iqror bil- lisan (ikrar dengan lisan), at-tashdiq bil-qalb ( meyakini dengan hati), dan al-amal bil jawarih (beramal dengan seluruh anggota badan). Jadi tidak cukup seseorang menyatakan beriman tanpa mewujudkan apa yang diyakininya dalam bentuk amal yang nyata.</p>
<p>“Maka katakanlah “beramallah kamu niscaya Allah dan RasulNya serta orang-orang beriman akan melihat amalanmu itu. Dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakanNya kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. at-Taubah: 105)</p>
<p>Umat Islam dituntut oleh Allah –subhânahu wa ta`âlâ- untuk menunaikan sejumlah amal, baik yang bersifat individual maupun yang kolektif bahkan kewajiban yang sistemik. Kewajiban individual akan lebih khusyu’ dan lebih baik pelaksanaannya jika ditunjang dengan sistem yang kondusif. Shalat, puasa , zakat dan haji misalnya akan lebih baik dan lebih khusyu’ kalau dilaksanakan di tengah suasana yang aman tenteram dan kondusif. Apalagi kewajiban yang bersifat sistemik seperti dakwah, amar ma’ruf nahi mungkar, jihad dsb, mutlak memerlukan ketersediaan perangkat sistem yang memungkinkan terlaksananya amal tersebut.</p>
<p>Pentingnya amaliyah harakiah dalam kehidupan seorang mukmin laksana air. Semakin banyak air bergerak dan mengalir semakin jernih dan semakin sehat air tersebut. Demikian juga seorang muslim semakin banyak amal baiknya, akan semakin banyak daya untuk membersihkan dirinya, sebab amalan yang baik bisa menjadi penghapus dosa. Simaklah QS. Huud: 114</p>
<p>“Dan dirikanlah shalat pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam, sesungguhnya perbuatan yang baik itu menghapuskan perbuatan yang buruk (dosa), itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”. (QS. Huud: 114)</p>
<p>Ada sedikitnya tiga alasan kenapa seorang harus beramal:</p>
<p>1. Kewajiban diri pribadi.</p>
<p>Sebagai hamba Allah tentunya harus menyadari bahwa dirinya diciptakan bukan untuk hal yang sia-sia. Baik jin dan manusia Allah ciptakan untuk tujuan yang amat mulia yaitu untuk beribadah, menghamba kepada Allah –subhânahu wa ta`âlâ-. Amalan adalah bentuk refleksi dari rasa penghambaan diri kepada Dzat yang mencipta.</p>
<p>“Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah” (QS. Adz Dzaariyaat: 56)</p>
<p>Di samping itu pertanggungjawaban di depan mahkamah Allah nanti bersifat individu. Setiap individu akan merasakan balasan amalan diri pribadinya.</p>
<p>“Dan bahwasanya manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan kepadanya. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna” (QS. an-Najm: 39-41).</p>
<p>2. Kewajiban terhadap keluarga.</p>
<p>Keluarga adalah lapisan kedua dalam pembentukan ummat. Lapisan ini akan memiliki pengaruh yang kuat baik dan rusaknya sebuah ummat. Oleh sebab itulah seseorang dituntut untuk beramal karena terkait dengan kewajiban dia membentuk keluarga yang Islami, sebab tidak akan terbentuk masyarakat yang baik tanpa melalui pembentukan keluarga yang baik dan islami.</p>
<p>“Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu” (QS. At-Tahrim :6)</p>
<p>Setiap muslim seharusnya mampu membentuk keluarga yang berkhidmat untuk Islam, seluruh anggota keluarga terlibat dalam amal islami di seluruh bidang kehidupan.</p>
<p>3. Kewajiban terhadap dakwah.</p>
<p>Beramal haraki bagi seorang muslim bukan hanya atas tuntutan kewajiban diri dan keluarganya saja, akan tetapi juga karena tuntutan dakwah. Islam tidak hanya menuntut seseorang saleh secara individu tapi juga saleh secara sosial.</p>
<p>“dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At-Taubah:71)</p>
<p>“dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104)</p>
<p>Ma’ruf adalah segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah; sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.</p>
<p>Juga di dalam surat Fushshilat ayat 33:</p>
<p>“siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat: 33)</p>
<p>Allahu a’lam.</p>
<p>from:dakwatuna.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=185&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2009/12/03/membangun-kepribadian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/muslimah2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">muslimah2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ke-AJAIB-an Manusia Akhir Zaman</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2009/12/02/ke-ajaib-an-manusia-akhir-zaman/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2009/12/02/ke-ajaib-an-manusia-akhir-zaman/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 03:25:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[R3H4t !!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Sesungguhnya keajaiban manusia di akhir zaman ini sangat banyak dan nyata sekali. Terkadang kita kurang jeli memperhatikannya sehingga terlihat dunia ini berjalan baik-baik saja. Namun, bila kita cermati dengan baik, kita akan menemukan segudang keajaiban dan keanehan dalam kehidupan manusia akhir zaman dan hampir dalam semua lini kehidupan. Keajaiban ini bukan terkait dengan persitiwa alam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=158&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sesungguhnya keajaiban manusia di akhir zaman ini sangat banyak dan nyata sekali. Terkadang kita kurang jeli memperhatikannya sehingga terlihat dunia ini berjalan baik-baik saja. Namun, bila kita cermati dengan baik, kita akan menemukan segudang keajaiban dan keanehan dalam kehidupan manusia akhir zaman dan hampir dalam semua lini kehidupan. Keajaiban ini bukan terkait dengan persitiwa alam seperti gempa bumi, tsunami dan sebagainya, atau kejadian yang aneh-aneh lainnya, melainkan pola fikir manusia yang paradoks yang berkembang biak di akhir zaman ini.  Berikut ini adalah sebagian kecil dari berfikir paradoks yang berkembang akhir-akhir ini dalam masyarakat luas. Lebih ajaib lagi, berfikir paradoks tersebut malah dimiliki pula oleh sebagian umat Islam dan para tokoh mereka. Di antaranya : <img class="aligncenter size-full wp-image-159" title="anggodo" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/anggodo.jpg?w=298&#038;h=225" alt="" width="298" height="225" /> Bila seorang pengusaha atau pejabat tinggi melakukan korupsi milyaran dan bahkan triliunan rupiah, maka aparat penegak hukum dengan mudah mengatakan tidak ada bukti untuk menahan dan mengadilinya. <img class="aligncenter size-full wp-image-160" title="minah" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/minah.jpg?w=285&#038;h=201" alt="" width="285" height="201" /> Namun, bila yang mencuri itu seorang nenek atau masyarakat bawah (lemah), dengan mudah dapat ditangkap, disidangkan dan diputuskan hukuman penjara, kendati mereka mengambil hanya satu buah semangka atau tiga buah kakau, mungkin saja karena lapar. <span id="more-158"></span><img class="aligncenter size-medium wp-image-161" title="mirza" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/mirza.jpg?w=300&#038;h=263" alt="" width="300" height="263" /> Bila ada orang atau kelompok dengan nyata-nyata merusak dan melecehkan ajaran Islam yang sangat fundamental, seperti Tuhan, Kitab Suci dan Rasulnya, di negeri-negeri Islam, maka orang dengan gampang mengatakan yang demikian itu adalah kebebasan berpendapat, berekspresi dan menafsirkan agama. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/demoxx.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-162" title="demoxx" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/demoxx.jpg?w=400&#038;h=262" alt="" width="400" height="262" /></a> Namun, bila ada khatib, ustazd atau masyarakat Muslim mengajak jamaah dan umat Islam untuk konsiten dengan ajaran agamanya, maka orang dengan mudah menuduhnya sebabai khatib, penceramah atau ustazd yang keras dan tidak bisa berdakwah dengan hikmah, bahkan perlu dicurigai sebagai calon teroris. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/newspaper.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-163" title="newspaper" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/newspaper.jpg?w=330&#038;h=220" alt="" width="330" height="220" /></a> Apa saja yang dituliskan dalam koran, dengan mudah orang mempercayainya, kendati itu hanya tulisan manusia dan belum teruji kebenarannya. Membaca dan mempelajarinya dianggap lambang kemajuan. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/al-quran.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-164" title="al-quran" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/al-quran.jpg?w=450&#038;h=311" alt="" width="450" height="311" /></a> Akan tetapi, apa yang tercantum dalam Al-Qur’an belum tentu dipercayai dan diyakini kebenarannya, kendati mengaku sebagai Muslim. Padahal Al-Qur’an itu Kalamullah (Ucapan Allah) yang mustahil berbohong. Kebenarannya sudah teruji sepanjang masa dari berbagai sisi ilmu pengetahuan. Akhir-akhir ini muncul anggapan mengajarkan Al-Qur’an bisa mengajarkan paham terorisme. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/ruangsidang.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-165" title="ruangsidang" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/ruangsidang.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a> Tidak sedikit manusia, termasuk yang mengaku Muslim yakin dan bangga dengan sistem hidup ciptaan manusia (jahiliyah), kendati sistem yang mereka yakini dan banggakan itu menyebabkan hidup mereka kacau dan mereka selalu menghadapai berbagai kezaliman dan ketidak adilan dari para penguasa negeri mereka. Mereka masih saja mengklaim : inilah jalan hidup yang sesuai dengan akhir zaman. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/tegakkansyariah.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-166" title="tegakkansyariah" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/tegakkansyariah.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a> Namun, bila ada yang mengajak dan menyeru untuk kembali kepada hukum Islam, maka orang akan menuduh ajakan dan seruan itu akan membawa kepada keterbelakangan, kekerasan dan terorisme, padahal mereka tahu bahwa Islam itu diciptakan oleh Tuhan Pencipta mereka (Allah) untuk keselamatan dunia dan akhirat dan Allah itu mustahil keliru dan menzalimi hamba-Nya. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/rabbi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-167" title="rabbi" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/rabbi.jpg?w=400&#038;h=266" alt="" width="400" height="266" /></a> Ketika seorang Yahudi atau agama lain memanjangkan jenggotnya, orang akan mengatakan dia sedang menjalankan ajaran agamanya. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/muslimman.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-168" title="muslimman" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/muslimman.jpg?w=400&#038;h=300" alt="" width="400" height="300" /></a> Namun, saat seorang Muslim memelihara jenggotnya, dengan mudah orang menuduhnya fundamentalis atau teroris yang selalu harus dicurigai, khususnya saat masuk ke tempat-tempat umum seperti hotel dan sebagainya. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/biarawati.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-169" title="biarawati" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/biarawati.jpg?w=401&#038;h=312" alt="" width="401" height="312" /></a> Ketika seorang Biarawati memakai pakaian yang menutup kepala dan tubuhnya dengan rapih, orang akan mengatakan bahwa sang Biarawati telah menghadiahkan dirinya untuk Tuhan-nya. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/muslimah.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-170" title="muslimah" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/muslimah.jpg?w=399&#038;h=310" alt="" width="399" height="310" /></a> Namun, bila wanita Muslimah menutup auratnya dengan jilbab atau hijab, maka orang akan menuduh mereka terbelakang dan tidak sesuai dengan zaman, padahal mereka yang menuduh itu, para penganut paham demokrasi, yang katanya setiap orang bebas menjalankan keyakinan masing-masing. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/mom_child.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-171" title="mom_child" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/mom_child.jpg?w=340&#038;h=290" alt="" width="340" height="290" /></a> Bila wanita Barat tinggal di rumah dan tidak bekerja di luar karena menjaga, merawat rumah dan mendidik anaknya, maka orang akan memujinya karena ia rela berkorban dan tidak bekerja di luar rumah demi kepentingan rumah tangga dan keluarganya. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/mom_child_muslim.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-172" title="mom_child_muslim" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/mom_child_muslim.jpg?w=500&#038;h=366" alt="" width="500" height="366" /></a> Namun, bila wanita Muslimah tingal di rumah menjaga harta suami, merawat dan mendidik anaknya, maka orang akan menuduhnya terjajah dan harus dimerdekakan dari dominasi kaum pria atau apa yang sering mereka katakan dengan kesetaraan gender. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/collage.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-173" title="collage" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/collage.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a> Setiap mahasiswi Barat bebas ke kampus dengan berbagai atribut hiasan dan pakaian yang disukainya, dengan alasan itu adalah hak asasi mereka dan kemerdekaan mengekspresikan diri. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/collage_muslim.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-174" title="collage_muslim" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/collage_muslim.jpg?w=460&#038;h=305" alt="" width="460" height="305" /></a> Namun, bila wanita Muslimah ke kampus atau ke tempat kerja dengan memakai pakaian Islaminya, maka orang akan menuduhnya eksklusif dan berfikiran sempit tidak sesuai dengan peraturan dan paradigma kampus atau tempat kerja mereka. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/sekolah.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-175" title="sekolah" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/sekolah.jpg?w=500&#038;h=375" alt="" width="500" height="375" /></a> Bila anak-anak mereka sibuk dengan berbagai macam mainan yang mereka ciptakan, mereka akan mengatakan ini adalah pembinaan bakat, kecerdasan dan kreativitas sang anak. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/sekolah_muslim.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-176" title="sekolah_muslim" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/sekolah_muslim.jpg?w=370&#038;h=278" alt="" width="370" height="278" /></a> Namun, bila anak Muslim dibiasakan mengikuti pendidikan praktis agamanya, maka orang akan mengatakan bahwa pola pendidikan seperti itu tidak punya harapan dan masa depan. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/idf_vs_girl.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-177" title="idf_vs_girl" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/idf_vs_girl.jpg?w=400&#038;h=300" alt="" width="400" height="300" /></a> Ketika Yahudi atau Nasrani membunuh seseorang, atau melakukan agresi ke negeri Islam khususnya di Paestina, Afghanistan, Irak dan sebagainya, tidak ada yang mengaitkannya dengan agama mereka. Bahkan mereka mengakatakan itu adalah hak mereka dan demi menyelamatkan masyarakat Muslim di sana. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/idf_vs_boy.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-178" title="idf_vs_boy" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/idf_vs_boy.jpg?w=278&#038;h=275" alt="" width="278" height="275" /></a> Akan tetapi, bila kaum Muslim melawan agresi Yahudi atas Palestina, atau Amerika Kristen di Irak dan Afghanistan, mereka pasti mengaitkannya dengan Islam dan menuduh kaum Muslim tersebut sebagai pemberontak dan teroris . <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/american_hero.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-179" title="american_hero" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/american_hero.jpg?w=468&#038;h=318" alt="" width="468" height="318" /></a> Bila seseorang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan orang lain, maka semua orang akan memujinya dan berhak mendapatkan penghormatan. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/palestinian_hero.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-180" title="palestinian_hero" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/palestinian_hero.jpg?w=400&#038;h=275" alt="" width="400" height="275" /></a> Namun, bila orang Palestina melakukan hal yang sama untuk menyelamatkan anaknya, saudaranya atau orang tuanya dari penculikan dan pembantaian tentara Israel, atau menyelamatkan rumahnya dari kehancuran serangan roket-roket Israel, atau memperjuangkan masjid dan kitab sucinya dari penodaan pasukan Yahudi, orang akan menuduhnya TERORIS. Kenapa? Karena dia adalah seorang Muslim. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/israel_kids.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-181" title="israel_kids" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/israel_kids.jpg?w=416&#038;h=300" alt="" width="416" height="300" /></a> Bila anak-anak Yahudi diajarkan perang dan senjata otomatis untuk membunuh kaum Muslimin Palestina, maka orang akan menegatakan bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah upaya membela diri kendati mereka adalah agresor. <a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/palestinian_kids.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-182" title="palestinian_kids" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/palestinian_kids.jpg?w=400&#038;h=280" alt="" width="400" height="280" /></a> Namun, bila anak Palestina belajar melemparkan batu menghadapi prajurit Yahudi yang dilengakapi dengan tank dan senjata canggih lainya saat menghancurkan rumah, masjid dan kampung mereka, maka orang akan menuduh mereka sebagai pelaku kejahatan yang pantas ditangkap, dipatahkan tangannya dan dipenjarakan belasan tahun.</p>
<p>Nah, inilah sekelumit keajaiaban manusia di akhir zaman ini.</p>
<p>Bisakah kita mendapatkan pelajaran yang baik sehingga dapat menentukan sikap yang benar, atau kita akan jatuh menjadi korban keajaiban akhir zaman? Allahul musta’an….</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/158/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/158/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/158/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=158&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2009/12/02/ke-ajaib-an-manusia-akhir-zaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/anggodo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">anggodo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/minah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">minah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/mirza.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mirza</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/demoxx.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">demoxx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/newspaper.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">newspaper</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/al-quran.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">al-quran</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/ruangsidang.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ruangsidang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/tegakkansyariah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tegakkansyariah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/rabbi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rabbi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/muslimman.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">muslimman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/biarawati.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">biarawati</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/muslimah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">muslimah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/mom_child.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mom_child</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/mom_child_muslim.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mom_child_muslim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/collage.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">collage</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/collage_muslim.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">collage_muslim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/sekolah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sekolah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/sekolah_muslim.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sekolah_muslim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/idf_vs_girl.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">idf_vs_girl</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/idf_vs_boy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">idf_vs_boy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/american_hero.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">american_hero</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/palestinian_hero.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">palestinian_hero</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/israel_kids.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">israel_kids</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/12/palestinian_kids.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">palestinian_kids</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Raih apa yang kau inginkan dengan memberi</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2009/11/25/raih-apa-yang-kau-inginkan-dengan-memberi/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2009/11/25/raih-apa-yang-kau-inginkan-dengan-memberi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 07:45:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[R3H4t !!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Dua anak kecil, kakak adik, tampak sibuk di sebuah pojok pekarangan rumah. Salah satu dari mereka terlihat menelungkup seperti mengambil sesuatu dari balik lubang kecil. Sementara yang satunya lagi begitu serius memperhatikan sang kakak. Sambil sesekali ikut melongok ke arah lubang, tangan kanannya tetap erat mencekal ranting kecil. “Dapat, Kak?” ujar sang adik menampakkan wajah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=155&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/11/lubang.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-156" title="lubang" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/11/lubang.jpg?w=300&#038;h=263" alt="" width="300" height="263" /></a></p>
<p>Dua anak kecil, kakak adik, tampak sibuk di sebuah pojok pekarangan rumah. Salah satu dari mereka terlihat menelungkup seperti mengambil sesuatu dari balik lubang kecil. Sementara yang satunya lagi begitu serius memperhatikan sang kakak. Sambil sesekali ikut melongok ke arah lubang, tangan kanannya tetap erat mencekal ranting kecil.</p>
<p>“Dapat, Kak?” ujar sang adik menampakkan wajah penasaran.</p>
<p>“Belum, Dik. Lubangnya dalam sekali!” jawab sang kakak yang masih ingin mencoba merogohkan tangannya lebih dalam ke pangkal lubang.</p>
<p>Rupanya, dua anak itu sedang berusaha mengambil sebuah bola pimpong yang masuk ke lubang. Tibalah giliran sang adik mengorek-ngorek lubang dengan rantingnya. Ia berharap, bola pimpong bisa tersangkut di ujung ranting dan tercungkil keluar lubang. Tapi, selalu saja ia gagal.</p>
<p>Di tengah kebingungan itu, seorang ibu menghampiri mereka. Ia melongok-longok mencari tahu apa yang sedang dilakukan dua anaknya dengan sebuah lubang. Tak lama kemudian, sang ibu pun mengangguk pelan.</p>
<p>“Belum berhasil, Nak?” tanya sang ibu sambil memberikan isyarat kehadirannya.</p>
<p>“Belum, Bu. Lubangnya dalam sekali!” ujar kedua bocah itu memperlihatkan keputusasaan.</p>
<p>“Nak,” ujar sang ibu sambil memegang dua pundak anak-anaknya. “Coba kau isikan air ke lubang. Insya Allah, lubang akan memberikan kalian bola!”</p>
<p>***</p>
<p>Mencari solusi dalam problematika hidup mungkin tak ubahnya dengan upaya mengeluarkan sesuatu yang kita inginkan dari dalam lubang yang dalam dan gelap. Butuh cara bijaksana agar yang kita inginkan bisa kita dapatkan dengan mudah.</p>
<p>Sayangnya, tak semua kita mampu bijaksana menyikapi lubang problematika hidup tersebut. Tak banyak yang memahami bahwa mencari solusi dari masalah tidak melulu dengan upaya ingin mendapatkan sesuatu. Tapi justru dengan semangat memberi. Dari memberi itulah, ia mendapatkan sesuatu yang diinginkan.</p>
<p>Tepat sekali apa yang diucapkan sang ibu kepada dua anaknya, “Penuhi lubang dengan air, ia akan memberimu bola!”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=155&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2009/11/25/raih-apa-yang-kau-inginkan-dengan-memberi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/11/lubang.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lubang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>syukuri apa adanya</title>
		<link>http://muhammadain.wordpress.com/2009/11/25/syukuri-apa-adanya/</link>
		<comments>http://muhammadain.wordpress.com/2009/11/25/syukuri-apa-adanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 07:39:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>muhammad ain</dc:creator>
				<category><![CDATA[R3H4t !!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muhammadain.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari datanglah seorang pemuda kepada seorang bijak, dandanannya rapi dan elegan. Sekilas terlihat ia seperti kaum executive muda. Setelah masuk ke rumah iapun berbicara dengan tenang dan tertata. Setelah berbasa-basi sebentar iapun mulai mengutarakan maksud sebenarnya ia datang ke orang bijak tersebut. ”Bisnis yang saja jalani bertahun-tahun, tiba-tiba akan ambruk dalam waktu beberapa bulan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=152&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/11/merenung.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-153" title="merenung" src="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/11/merenung.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a>Suatu hari datanglah seorang pemuda kepada seorang bijak, dandanannya rapi dan elegan. Sekilas terlihat ia seperti kaum executive muda. Setelah masuk ke rumah iapun berbicara dengan tenang dan tertata. Setelah berbasa-basi sebentar iapun mulai mengutarakan maksud sebenarnya ia datang ke orang bijak tersebut.</p>
<p>”Bisnis yang saja jalani bertahun-tahun, tiba-tiba akan ambruk dalam waktu beberapa bulan ini pak ?” cerita si pemuda.</p>
<p>”Kenapa ?”</p>
<p>”Banyak faktor, penyebabnya namun secara umum terjadi salah manajemen.” jawab singkat si pemuda.</p>
<p>”Dandanan masih perlente gini, penampilan tenang&#8230;wah..wah&#8230;”, celoteh orang bijak.</p>
<p>”Jangan begitu pak&#8230;..di tengah arah kebangkrutan ini, saya mulai membenahi semua divisi perusahaan saya, namun sampai dengan saat ini belum ada tanda – tanda yang signifikan untuk merubah keadaan.” si pemuda mulai bercerita.</p>
<p>”Berapa kira – kira kerugian kamu, bila perusahaanmu gulung tikar ?” balik orang bijak bertanya.</p>
<p>”Kira – kira kurang lebih lima milyar pak, ini sudah saya hitung semua asset saya yang ada saya jual.”, jawab si pemuda.</p>
<p>”Begini&#8230;kamu bilang semua asset yang kamu jual tidak bisa menutup semua kerugian yang menimpamu, bahkan masih defisit lima milyar ? tanya orang bijak.</p>
<p>”Betul pak.” jawab si pemuda.</p>
<p>”Sekarang mari kita lihat, seandainya kamu punya mata saya tukar dengan satu milyar kamu mau tidak ?” tanya orang bijak.</p>
<p>”Ah&#8230;yang benar saja pak, ya tidak akan mau pak.” jawab si pemuda.</p>
<p>”Baik&#8230;kalo tangan kamu saya tukar dihargai satu milyar ?” tanya orang bijak.</p>
<p>”Jelas saja, ga pak.” jawab si pemuda.</p>
<p>”Oke&#8230;sekarang kalo gini, kamu lihat orang gila &#8230;.., seandainya otak kamu saya tukar dengan sepuluh milyar, kamu mau ?” tanya orang bijak.</p>
<p>Mendengar pertanyaan tersebut, si pemuda mulai mengetahui arah pertanyaan orang bijak.<br />
”Jelas saja, saya tidak mau pak. Kalau boleh saya simpulkan berarti dalam diri saya masih bernilai lebih dari sepuluh milyar pak, jauh lebih tinggi dari kerugian yang kemungkinan saya derita.” jawab si pemuda.</p>
<p>”Ya&#8230;, kamu bilang semua asset kamu jual tidak bisa menutupi semua kerugianmu, padahal Allah jelas – jelas memberimu begitu banyak, namun penglihatanmu seolah buta. Orientasimu hanya materi dunia semata, sedangkan nikmat yang begitu besar tidak bisa kamu lihat. Itulah mengapa dalam Al Qur’an Surat Saba : 13, Allah berfirman,”Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang bersyukur”” jawab orang bijak.</p>
<p>Mendengar jawaban orang bijak tersebut, pemuda itupun agak termenung sejenak, ia mulai memikirkan kata – kata terakhir yang terucap dari orang bijak tersebut. Dalam hati kecilnya iapun membenarkan yang dikatakannya. Ia menemukan kata kunciya, ”bersyukur&#8230;syukuri apa yang ada&#8230;”</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/muhammadain.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/muhammadain.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/muhammadain.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/muhammadain.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/muhammadain.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/muhammadain.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/muhammadain.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/muhammadain.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/muhammadain.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/muhammadain.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/muhammadain.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/muhammadain.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/muhammadain.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/muhammadain.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=muhammadain.wordpress.com&amp;blog=7784392&amp;post=152&amp;subd=muhammadain&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muhammadain.wordpress.com/2009/11/25/syukuri-apa-adanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/be4922913fb69b2e577156c7f323bc43?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">muhammad ain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://muhammadain.files.wordpress.com/2009/11/merenung.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">merenung</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
